Warga Kayoa dan Kayoa Selatan Bakal Nikmati Air Bersih

PDAM Halsel

LABUHA – Upaya Bupati H Usman Sidik meningkatkan semua sektor pelayanan untuk memenuhi kebutuhan warga Halmahera Selatan terus dilakukan, salah satunya kebutuhan air bersih.

Tahun 2023 ini giliran warga Kecamatan Kayoa dan Kayoa Selatan. Warga dua kecamatan itu tidak lama lagi menikmati air bersih selama 12 jam perhari sebelum bulan ramadhan.

“Saat ini tinggal dilakukan pembenahan jaringan pipa yang ada di Desa Laluin karena untuk pemasangan di Desa Orimakurunga telah selesai, jadi ditargetkan akhir bulan ini atau awal Februari air bersih di dua kecamatan ini berjalan 12 per hari,” kata Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Halsel, Soleman Bobote Kamis (19/1/2023) kemarin.

Soleman mengatakan di tahun 2022 lalu, Pemkab Halsel dibawa pimpinan H Usman Sidik telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,8 miliar untuk pembangunan air bersih, baik untuk perbaikan jaringan dan mensterilkan pelayanan air bersih di Bacan, “Selain di Bacan, air bersih di Kecamatan Kayoa dan Kayoa Selatan juga menjadi fokus utama karena sudah puluhan tahun warga kesulitan air bersih,” kata dia.

Sebelumnya aliran air bersih di Kecamatan Kayoa dan Kayoa Selatan ini mengalir berdasarkan giliran, bahkan ada yang dua sampai tiga hari warga kebagian, karena banyak kendala diantaranya adalah pompa air dan listrik di Kayoa belum memadai.

Saat ini telah dilakukan penambahan pompa air dari sebelumnya hanya satu pompa menjadi lima pompa, namun dioperasikan tiga pompa saja. Untuk genset yang sebelumnya hanya satu genset dengan kapasitas 50 KVA dilakukan penambahan satu genset dengan kapasitas 100 KVA.

“Penambahan pompa dan genset ini untuk menstabilkan kebutuhan air yang dibutuhkan oleh masyarakat di kecamatan Kayoa dan Kayoa Selatan. Insha Allah PDAM Kayoa ini sudah bisa melayani 12 jam per hari,” jelasnya

Soleman mengakui kendala terbesar untuk pelayanan air bersih adalah masalah listrik, karena PLN belum masuk ke induk air yang ada di areal Logas, jarak antara induk air PDAM dengan jaringan listrik itu masih lebih dari 2 kilo.

Namun Pemkab Halsel terus mengupayakan agar jaringan listrik dapat terhubung hingga ke induk PDAM. “Upaya untuk perbaikan pelayanan air bersih di Kecamatan Kayoa dan Kayoa Selatan ini tetap dilakukan, karena Bupati Usman tetap fokus untuk pelayanan dasar terus dimaksimalkan,” tambahnya. (nan)