Warga Kembali Aksi Tuntut Pilkades Ditunda

Aksi yang dilakukan beberapa hari lalu

SANANA – Ratusan warga Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), kembali melakukan demonstrasi terkait pemilihan kepala desa (Pilkades), yang menuntut penundaan pelaksana Pilkades.

Hampir sebagian besar warga yang datang di kantor Bupati pada Senin (19/04/2021) itu, merasa kecewa dengan hasil screening. Sebelumnya, warga sudah pernah mendesak agar panitia Pilkades menunda pelaksanaan. Akan tetapi, panitia tetap tidak menghiraukan permintaan tersebut. Kekecewaan itu jauh lebih besar ketika panitia umumkan hasil dari screening. Mereka menilai, calon yang diloloskan itu adalah orang dekatnya Bupati Hendrata Thes.

“Kan sudah sejak awal kami meminta agar Pilkades harus ditunda. Sebab, kami menilai kalau panitia belum siap melaksanakan Pilkades. Bukan hanya dari sisi regulasi yang belum siap, tetapi hal-hal teknis seperti anggaran juga belum siap,” teriak Tamra Tikoalo, salah satu orator aksi.

Tamra menilai, hasil screening ini adalah bentuk kezaliman dari penguasa. karena panitia Pilkades kabupaten meloloskan orang di desa-desa yang tidak sesuai pada sasaran. “ Ada desa yang jumlah pilihnya sedikit, tetapi calonnya ada sampai 4 orang. Sementara desa yang jiwa pilih lebih dari 1.000, yang lolos hanya 2 orang. Ini keputusan yang keliru,” kesalnya.(nai)