TERNATE – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara Sofyan Daud melakukan reses di Kelurahan Tabona, yang dipusatkan di RT 13, beberapa usulan warga yang disampaikan langsung, salah satunya masalah pelayanan air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang dinilai tebang pilih.
Warga Tabona Jusman mengatakan, warga di RT 13 Kelurahan Tabona masih terkendala dengan masalah air bersih, pasalnya puluhan rumah warga belum terlayani air bersih dengan alasan sebagian wilayah di RT 13 dikategorikan zona merah.
“Air menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari, sehingga dapat menjadi perhatian serius, jangan ditetapkan zona merah, lalu dibiarkan begitu saja tanpa solusi, untuk itu kami berharap pada anggota DPRD Malut dapat memperhatikan masalah ini,” katanya.
Bahkan informasi yang dihimpun wartawan dari warga RT 13 Kelurahan Tabona, pelayanan air bersih di RT 13 Tobona ini, ada oknum petugas PDAM yang bermain pemasangan meteran air di zona merah dengan mamatok biaya pemasangan yang cukup fantastis atau dua kali lipat dari harga normal pemasangan baru.
“Dari PAM tetapkan zona merah, jadi tidak bisa pemasangan meteran air, tapi ada petugas lapangan datang pasang meteran ‘sistem tembak’, ini yang menjadi masalah, untuk itu kami minta pada anggota DPRD Malut sampaikan keluhan kami ini pada Walikota Ternate,” ujar warga.
Selain itu, warga juga mengusulkan pembangunan jalan hotmix menuju Jere, selain itu saluran drainase di RT 13 juga ada perhatian, kemudian lampu jalan.
Menanggapi usulan warga RT 13 Tobona, Anggota DPRD Malut Sofyan Daud mengaku, untuk masalah air bersih ini bukan kewenangan Pemprov Malut namun kewenangan ada di Pemerintahan Kota Ternate, sehingga politisi Partai Bulan Bintang itu berjanji akan membangun komunikasi dengan Walikota Ternate untuk sampaikan aspirasi masyarakat.
“pelayanan Air PAM ini bukan tugasnya Pemprov Malut, namun kewenangan ada di Pemkot Ternate, saya akan berupaya dorong dengan membangun komunikasi dengan Pemkot Ternate agar menjadi perhatian serius,” janjinya.
Sementara program lain yang diusulkan warga berupa jalan hotmix ke Jere, dan drainase ini akan diusulkan ke pemerintah Provinsi Maluku Utara sehingga menjadi perhatian. “saya akan dorong beberapa program yang diusulkan oleh masyarakat ini, melalui rapat paripurna DPRD Malut,”ucapnya.
Nampak hadir dalam kegiatan reses tersebut, Lurah Tabona, Kadis Kesbangpol Kota Ternate, tokoh agama, serta warga lingkungan RT 13 Kelurahan Tabona. Kegiatan reses dipusatkan di Halaman Mesjid Ar-Rahman Tabona. (ril)

