Warga Taliabu Sulit Dapatkan Minyak Tanah

Warga mengantri minyak tanah

BOBONG – Kelangkaan minyak tanah di Ibukota Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara (Malut) seringkali terjadi.  Penjualan minyak tanah di beberapa pangkalan mulai ada Minggu (21/8/2022).

Pantauan Fajar Malut, warga berbondong-bondong membeli minyak tanah sejak pagi hingga sore.  Warga yang membeli di pangkalan minyak tanah di Dusun Fangahu, Desa Bobong, wajib membawa kupon.

Kupon tersebut bertujuan untuk menertibkan antrian warga yang menunggu berhari-hari.   Haji La Sau, pemilik pangkalan minyak tanah di area setempat misalnya, membijaki kupon tersebut. 

Bahkan, pihak pangkalan telah menerbitkan kupon sebanyak seribu lebih kepada warga.  “Kalau mereka yang tidak ada kupon dapat juga, yang penting kami kasi pengertian saja,” kata Haji La Sau.

Haji La Sau mengaku, stok minyak tanah yang masuk sebanyak 12 ton.  Selain itu, pemilik pangkalan minyak tanah, Abidin, dikabarkan memiliki stok minyak tanah sebanyak 10 ton.

Terlihat puluhan ribu jerigen berjejeran di lokasi setempat menunggu pihak pangkalan membuka pelayanan.

Mirisnya, pangkalan tersebut memberikan informasi bahwa stok minyak tanah telah habis dan akan dijual kembali Senin hari ini.  Warga keluhkan hal tersebut lantaran ada beberapa warga masih mendapatkan minyak melalui jalur khusus. 

“Mereka bilang habis, tapi ada warga yang ambil sampai 10 liter ini,” ungkap warga enggan menyebutkan nama. (cr-03)