TERNATE – Warga terdampak gelombang pasang di sejumlah kelurahan pada akhir tahun 2021 lalu, bakal mendapat bantuan secara stimulus dari Pemkot Ternate melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate. Penyaluran sendiri bakal dilakukan dalam waktu dekat ini ke warga.
Plt. Kepala BPBD Kota Ternate M. Ihsan Hamzah mengatakan, penyaluran bantuan stimulus ke warga melalui Dana Tak Terduga (DTT) tersebut yang total secara keseluruhan mencapai Rp100 juta, bahkan pihaknya sudah mengajukan sejak bulan kemarin.
“Anggaranya sudah siap melalui keuangan, sementara untuk jadwal penyaluranya, kita menunggu Walikota tiba dari luar daerah, kemudian ditentukan tempatnya, lalu disalurkan,” katanya.
Dikatakan, bantuan yang bersifat stimulus juga diberikan untuk korban bencana pada tahun-tahun sebelumnya yang berarti bukan hanya bencana tahun 2021.
“Pada prinsipnya, bantuan dari Pemkot ini bukan ganti rugi, tapi perangsang dalam bentuk keprihatinan Pemerintah Kota kepada warga yang terdampak. Prosesnya juga sudah selesai, tinggal disalurkan saja,” sebutnya.
Menurutnya, besaran bantuan yang diberikan, akan dilihat berdasarkan tingkat kerusakan rumah. Sesuai hasil verifikasi di lapangan, dimana warga yang terkena dampak gelombang pasang di 2021 jumlahnya kurang lebihnya 26 unit rusak ringan dan rusak sedang sebanyak 14 unit yang tersebar di Kelurahan Sangaji, Salero, Dufa Dufa, Tarau dan Sango.
“Bantuan stimulus yang akan diberikan, untuk rusak sedang sebesar Rp 5 juta dan rusak ringan sebesar Rp 4 juta,” tandasnya.
Sejumlah infrastruktur yang rusak seperti talud di Kelurahan Gamalama, Tarau, Tobololo dan sejumlah Kecamatan termasuk Pulau Batang Dua juga akan dilakukan perbaikan.(cim)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

