Warga Trans Maidi Diterkam Buaya di Depan Rumah

“Setelah mengganti pakaian korban keluar rumah, dan hendak bertamu ke rumah tetangganya, namun secara spontan korban langsung di terkam di bagian paha kiri,” ungkap Kapolsek.

Beruntung, korban berhasil diselamatkan oleh Asep, warga setempat yang melihat kejadian itu.

“Beruntung korban diselamatkan oleh Asep, dimana Asep membantu atau menolong korban untuk melepaskan diri dari gigitan buaya,” ujarnya.

Setelah terlepas dari gigitan buaya, Asep kemudian memanggil masyarakat sekitar untuk membawa korban ke Puskesmas Lifofa Kecamatan Oba Selatan agar diberikan pertolongan medis. “Luka gigitan buaya itu mendapat 40 jahitan,” terangnya.

Kapolsek menduga binatang buas itu keluar dari sarangnya karena adanya genangan air yang menggenangi badan jalan akibat curah hujan yang tinggi di desa tersebut, sehingga menyebabkan air keluar dari sungai dan selokan.

“Tidak menutup kemungkinan hewan buas tersebut akan keluar dari sungai di Dusun Trans Maidi untuk mencari makanan,” ujarnya.

Kapolsek Oba juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati pada saat beraktivitas di luar rumah. “ Kami himbau kepada masyarakat khususnya Trans Maidi agar selalu berhati-hati dalam beraktifitas di luar rumah,” himbau Kapolsek.

Pewarta   : Amirudin Ibrahim
Editor  : Mahmud Daya