JAILOLO – Warga Desa Tuada, Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat mengemukakan keluh kesah mereka terhadap kebutuhan air bersih. Kendati sudah ada jaringan air bersih dari PDAM Halbar.
Padahal, jaringan itu dibangun tahun 2019 lalu dengan sumber anggaran melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). “Kami tunggu air mengalir sampai tengah malam, dan mengalir seminggu. Itu pun mengalir tidak sampai 3 jam. Ini sudah berlangsung lama,” keluh Yati, warga Desa Tuada, Senin (11/10).
Ketua Karang Taruna Desa Tuada, Zulfikar Iksan mengatakan, kebutuhan air bersih seharusnya menjadi perhatian serius pemda, apalagi air merupakan sumber kehidupan.
”Jaringan pembangunan air bersih sudah ada, tapi warga tampung air di waktu larut malam. Tujuan dari pembangunan jaringan air bersih di Desa Tuada yang sudah dibangun bertahun- tahun ini, apa manfaatnya?,” tandasnya, seraya mengatakan, keluhan warga Desa Tuada soal air bersih bukan baru pertama kali, tapi sudah berulang kali, tetapi terlihat Pemda setempat seakan abaikan. (ais)

