Wawali Nilai Gekrafs Tidore Bekerja Nyata untuk Pengembangan UMKM

Senada, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Daud Muhammad dalam sambutannya mengatakan, ada 9 event yang dilaksanakan di tahun 2025 ini, 6 event akan dimotori oleh Gekrafs dan sisanya dilaksanakan oleh warga di lingkungan masyarakat. Dan kedepan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tidore Kepulauan akan memajukan pariwisata dengan landasan 3A atau atraksi, amenitas dan aksesibilitas.

“Tidore punya potensi sangat banyak, Gekrafs ini jika punya ide, talenta dan keterampilan maka jadilah kegiatan, olehnya itu maka suasana juga harus diubah dan berganti-ganti, agar supaya kemajuan industri di bidang ini bisa berkembang di Kota Tidore Kepulauan, kebetulan juga di Kota Tidore Kepulauan mengembangkan pariwisata dengan 3 subsektor yaitu wisata sejarah, wisata budaya dan wisata bahari,” tuturnya.

Ketua DPC Gekrafs Kota Tidore Kepulauan, Nurul Asnawia dalam sambutannya mengatakan, Gekrafs telah aktif di Kota Tidore Kepulauan kurang lebih 3 tahun, dan kegiatan tiba-tiba Ramadhan 1446 H ini merupakan event perdana sekaligus event pembuka untuk 5 event Gekrafs lainnya sepanjang tahun 2025, nanti akan ditutup pada akhir tahun, ada perayaan hari ekonomi kreatif nasional dan festival yang sepenuhnya dibuat oleh Perempuan.

“Kami juga berharap, semoga kedepannya Disbudpar Kota Tidore bisa menjadi Disbudparekraf, dengan demikian di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata nantinya ada bidang khusus yang menangani hal-hal yang berkaitan dengan ekonomi kreatif di Kota Tidore Kepulauan, kami mengapresiasi Pemerintah Kota Tidore Kepulauan atas ruang yang diberikan kepada Gekrafs Kota Tidore Kepulauan,” ucapnya.

Ketua Panitia, MT. Bambang Cahyadi dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi antara Pemerintah Kota Tidore melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Gekrafs Kota Tidore Kepulauan.