“Dana transfer ke daerah saat ini tidak mencukupi untuk pembiayaan kebutuhan Pemerintah Daerah, ditakutkan anggaran akan terpakai habis, sehingga di akhir tahun sudah tidak bisa membayar tunjangan dan gaji pegawai, maka di setiap OPD masing-masing upayakan untuk belanja atau gunakan anggaran secara bijak, jika dalam waktu dekat ada rencana pergeseran anggaran, agar segera dilakukan secara bijak sesuai mekanisme,” Imbaunya.
Dengan keterbatasan seperti saat ini, Wawali memohon maaf kepada semua karena banyak hal yang tidak bisa dilakukan secara sempurna, ia juga mengajak untuk sama-sama mendewasakan diri, seiring dengan dewasanya Kota Tidore Kepulauan yang sudah 23 Tahun, penting untuk bijak dalam melakukan segala sesuatu, mudah-mudahan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan bisa melakukan pelayanan-pelayanan publik dengan baik.
“Saat ini cukup saja sudah sulit, apalagi cari untung, ini menjadi prihatin kita semua, tahun-tahun yang cukup sulit. Meskipun di Kementerian juga agak sedikit susah, tetapi mereka menjanjikan bahwa di daerah itu harus ada perencanaan yang baik, semua berkutat pada kinerja Pemerintah Daerah sehingga duit itu bisa datang, maka marilah kita menantang Pemerintah Pusat melalui data yang diusulkan, kinerja serta perencanaan yang baik,” Ajaknya. (hms)
