Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tidore Kepulauan Abdul Muis mengatakan bahwa, Rakor ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, mengkoordinasikan peran dan tugas masing-masing serta membahas kebutuhan data, metode penyusunan dan rencana pelaksanaan kegiatan dalam penyusunan profil Kehati.
“Kami juga sangat berharap agar menghasilkan profil yang menjadi dokumen berkualitas serta digunakan sebagai dasar penyusunan pengelolaan keanekaragaman hayati di Kota Tidore.” kata Abdul Muis.
Rakor dilanjutkan dengan pemaparan diskusi dari Koordinator Burung Indonesia Wilayah Kepulauan Maluku-Maluku Utara Benny Siregar.
Sekedar diketahui bahwa, dalam penyusunan Profil Kehati ini sebelumnya Pemkot Tidore bersama burung Indonesia ini telah melakukan overview kick-off awal untuk data keanekaragaman hayati di Kota Tidore dan saat ini memasuki tahapan penyusunan profil sehingga butuh data pendukung dari Kota Tidore. (hms)
