“Saya berhasrat membangun Tidore utara, bukan karena semata-mata saya berasal dari Tidore Utara, melainkan potensi yang ada di Tidore Utara, layak untuk diperhatikan, agar Tidore juga memiliki daya tarik yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Orang nomor dua di lingkup Pemerintah Kota Tidore ini melanjutkan, secara Geografis, Kota Tidore dikelilingi oleh laut, dan terbagi dalam beberapa pulau, baik Pulau Tidore, Oba, Maitara dan Mare, maka perlu adanya kolaborasi dari semua pimpinan OPD sampai ke tingkat Kecamatan, maupun Kelurahan/Desa, untuk mendorong potensi yang dimiliki di setiap wilayah, baik Kecamatan maupun Kelurahan/Desa tersebut.
“Di periode kedua kepemimpinan Saya dengan Pak Wali ini, kami telah menjadikan wilayah Oba sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi baru, di Oba akan dilakukan pengembangan yang sifatnya modernisasi pembangunan, namun tidak terlepas dari karakteristik masyarakat serta adat dan budaya setempat,” tambahnya.
Sementara untuk Pulau Maitara, di masa Kepemimpinan Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen, bakal menjadikan pulau tersebut sebagai Pulau Wisata, dan untuk Pulau Tidore sendiri terdapat salah satu Kawasan Ekowisata yang telah dilakukan pembenahan Infrastruktur yang berpusat di Tugulufa, Kecamatan Tidore, bahkan di kawasan itu, nantinya akan dilakukan event-event berdasarkan kalender event yang telah dirumuskan oleh Pemerintah Daerah.
