Hal ini dilaksanakan demi keberlangsungan perusahaan (sustainability) dengan terus mengedepankan keseimbangan, pelestarian, dan perlindungan lingkungan.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Veriyadi, ST., M.Si, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku-Maluku Utara, Danny Hendry Pattipeilohy, S.Spi, M.Si, Kepala Dinas ESDM Maluku Utara, Suriyanto Andili, SE, M.Si Kepala Dinas Lingkungan Hidup Maluku Utara, Fachruddin Tukuboya, ST., M.Si, serta kepala desa di lingkar tambang dan industri.
Dukungan terhadap perlindungan lingkungan itu terintegrasi dalam setiap aktivitas, proyek, dan program di Weda Bay Project.
“Kami bertekad mempraktikkan operasi tambang dan industri yang hemat energi, rendah polusi, hijau, asri, dan nyaman. Tentu dengan mematuhi setiap ketentuan dan perundang-undangan, serta mengikuti standar terbaik.”
Sesuai dengan tema “Restorasi Ekosistem”, Weda Bay Project senantiasa mengimplementasikannya mulai dari praktek paling sederhana, seperti pemilahan dan daur ulang sampah, pembersihan daerah aliran sungai dan area pantai, hingga yang lebih kompleks seperti melaksanakan reklamasi area tambang, rehabilitasi mangrove, dan transplantasi karang, serta membangun High Density Pool untuk mengolah limpasan air hujan menjadi air bersih yang dapat dimanfaatkan kembali.
