Lebih lanjut, orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini juga meminta perhatian kepada para orang tua agar dapat mendukung program wajib 1 tahun prasekolah bagi setiap anak, serta menginstruksikan agar Dinas Pendidikan dapat melakukan survey kebutuhan sekolah PAUD yang layak untuk menunjang keberlangsungan belajar anak-anak di sekolah kedepannya.
Senada, Ketua Tim Penggerak PKK yang juga selaku Bunda PAUD Kota Tidore Kepulauan Hj. Rahmawati Muhammad Sinen dalam sambutannya mengatakan, Pendidikan harus dilakukan secara kooperatif antara keluarga, sekolah dan masyarakat. Keluarga merupakan pusat pendidikan pertama dan terpenting, karena keluargalah pondasi utama pembentukan kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional.
“Saya Selaku Bunda PAUD Kota Tidore Kepulauan, saya yakin, Pendidikan tidak akan menjadi lebih baik lagi, jika tidak ada sinergi antara orang tua/wali dan anaknya, karena Parenting sebagai salah satu bagian dari kurikulum pada program, dimana parenting bertujuan untuk memberi wawasan tentang pentingnya pola asuh dan didikan anak di rumah oleh orang tua, terlepas dari yang diajarkan oleh para tenaga pengajar di sekolah,” ungkapnya.
