Zulfahri Akui Gagal Bangun Sula

Zulfahri

SANANA – Calon Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) nomor urut 2, Zulfahri Abdullah Duwila kembali mengakui belum bisa melayani masyarakat secara baik selama mendampingi Hendrata Thes 

“Tentu pada pemilihan Bupati di 2015 lalu, masyarakat Wai Ipa memilih mereka itu bukan karena Hendrata Thes, tetapi karena saya. Saya minta maaf, karena waktu kalian pilih itu ada harapan kalau saya bisa melihat kalian. Tetapi kenyataannya, sebaiknya saya jadi dewan, biar tidak banyak namun masih lihat masyarakat,” kata Zulfahri pekan kemarin.

Dari pengalaman pernah jadi Wakil Bupati, politisi PKS itu mengatakan, semua kewenangan dan kekuasaan ada di tangan Bupati. Semua itu diatur oleh Undang-undang.

“Kami sebagai wakil itu bisa punya kewenangan apabila Bupati memberikan tugas. Karena posisi wakil itu hanya pembantu. Maka sudah pasti kalau Bupati minta bantu baru kita bantu. Tetapi kalau tidak, maka apa yang harus kita bantu,” bebernya.

Dia menambahkan, ada yang mengatakan dirinya sengat lemah sejak menjabat sebagai Wakil Bupati. Padahal secara UU sudah dilemahkan, bukan lemah secara pribadi. Kalau lemah secara pribadi maka saat ini kami tidak akan calon Bupati.

“Dari pengalaman yang dialami, maka kami ambil keputusan untuk harus calon Bupati. Supaya bisa atur,” ucap Zulfahri. Dari pengalaman yang pernah terjadi, Zulfahri berharap tidak terulang lagi. Tentu calon dari nomor urut 1 dan 3 ini masyarakat sudah tahu orangnya seperti apa.

“Jadi tinggal masyarakat yang tentukan Sula kedepan mau jadi seperti apa. Harus pastikan bahwa pilihan di 9 Desember itu tidak salah,” katanya.(nai)