Pendukung FAM-SAH Nyaris Baku Hantam

Massa aksi dari APD nyaris diserang pendukung FAM-SAH

SANANA – Aksi yang dilakukan Aliansi Peduli Demokrasi (APD), Rabu (16/12/20) di depan taman Kota Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), berlangsung tegang, karena pendukung pasangan calon (Paslon) Fifian Adeningsih Mus-M. Saleh Marasabessy (FAM-SAH) yang memadati kediaman Ahmad Hidayat Mus (AHM), hendak menyerang massa yang sedang melakukan aksi itu. 

Untungnya, pendukung FAM-SAH yang berjumlah ratusan orang itu cepat dicegat oleh aparat keamanan dari Polres Kepsul. Meski dihadang ratusan massa FAM-SAH, massa aksi yang tidak berjumlah 15 orang itu tidak pantang menyerah. 

Demi menjaga situasi tetap aman dan damai, aparat Kepolisian kemudian meminta Aliansi Peduli Demokrasi untuk pergi meninggalkan lokasi taman kota. Dari pantauan media ini, pendukung FAM-SAH yang datang di kediaman AHM itu dengan tujuan untuk melakukan pawai keliling Kota Sanana. 

Selain itu, massa aksi yang menamakan Aliansi Peduli Demokrasi itu adalah tim pendukung dari pasangan Hendrata Thes-Umar Umabaihi (HT-Umar).

Demo yang mereka lakukan terkait dengan proses Pilkada yang baru selesai 9 Desember kemarin. Mereka menilai demokrasi di Sula dicederai oleh oknum tertentu.  “Kami minta kepada Bawaslu agar proses ini harus benar-benar diperhatikan. Aksi ini tidak ada tendensi politik dari pihak manapun,” teriak Arman Duwila, orator aksi. 

Di aksi itu, salah satu tuntutan mereka adalah agar Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) untuk evaluasi kinerja sekaligus netralitas KPU dan Bawaslu Kepsul.  Pendukung FAM-SAH yang telah siap-siap untuk melakukan pawai akhirnya dibatalkan oleh Kepolisian, karena  merasa situasi tidak memadai. (nai) 

Berita Terkait