DPRD Taliabu Usir Tiga Staf Keuangan

Pardin Isa

BOBONG – DPRD Kabupaten Pulau Taliabu mengusir tiga staf Badan Pengelolaan Pendapatan dan Keuangan Aset Daerah (BPPKAD) lantaran kesal dengan sikap Kepala BPPKAD Irwan Mansur. Tiga staf yang diutus Irwan membuat para wakil rakyat geram. Ketua fraksi Pembaharuan DPRD Pardin Isa bahkan menghentikan pembahasan bersama pihak BPPKAD dalam agenda rapat bersama pimpinan OPD lainnya di ruang paripurna DPRD, Rabu (06/04/2021) siang kemarin.

Ruslan, salah seorang staf BPPKAD ketika dikonfirmasi ikut membenarkan kejadian itu.  “Iya kami di usir, karena yang diminta hadir itu pak Kepala Keuangan. Tapi saat ini beliau sakit jadi belum bisa hadir,” terang Ruslan kepada wartawan, saat keluar dari ruang rapat siang itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Fajar Malut,  Kepala BPPKAD Irwan Mansur diundang para wakil rakyat dalam agenda tersebut untuk mempertanyakan sejumlah masalah yang terjadi, terutama soal keterlambatan pencairan anggaran di  OPD.

Sementara itu, sejumlah awak media yang hendak meliput agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD  dan sejumlah OPD tidak diperbolehkan masuk di ruang paripurna DPRD saat RDP berlangsung. Sekretaris DPRD, Ali Umanahu ketika dihubungi media ini membantah tudingan tersebut. Sebab menurutnya, para awak media hanya tidak diizinkan masuk ke ruangan, melainkan hanya sebagai upaya untuk menjaga protokol kesehatan.

“Tidak ada larangan untuk wartawan. Ini hanya karena persoalan kapasitas ruangan yang tidak memungkinkan sehingga menjaga agar protokol kesehatan tetap jalan,” sahutnya, seraya mengatakan, para awak media bisa saja mendapat informasi, sebab rapat menggunakan sound system.

Adapun pimpinan OPD yang hadir, diantaranya Kadis Kesehatan, Kuraisia Marsaoly, Kadis Perikanan, Abrar Silia,  Kaban Bappeda, Syamsuddin Ode Maniwi, Kadis Pendidikan Citra Puspa Sari Mus, Kadis Perhubungan Abdul Kadir Nurali, Kadis PMD Mansuh Mudo dan Kadis Pertanian, Ma’ruf. (jos)

Berita Terkait