Minyak Goreng Subsidi Belum Masuk Halbar

Demisius O.Boky

JAILOLO – Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi  dan UKM Kabupaten Halmahera Barat, Demisius O.Boky mengemukakan, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan jatah minyak goreng subsidi.

Minyak goreng  subsidi, kata dia, hanya tersedia di Indomaret dengan harga Rp 14. 000 per liter.  Sementara pasar tradisional belum masuk. Akibatnya, warga kesulitan mendapatkan minyak goreng dengan harga yang relatif murah.

“Tapi stoknya terbatas, produknya masuk sampai tiga hari langsung habis,” ungkap Demisius, ketika dikonfirmasi pekan kemarin, seraya mengatakan, kalaupun ada   harganya sekitar Rp. 35 ribu per liter.

Minyak goreng subsidi merupakan kebijakan pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dibanderol Rp 14 ribu per liter, merespon tingginya harga di pasaran minyak goreng yang terjadi di seluruh daerah di Indonesia.

Untuk menstabilkan harga di pasaran yang saat ini masih melonjak tinggi, Demisius mengaku mendapatkan informasi dari Dinas Perdagangan Provinsi Malut pekan kemarin, minyak goreng subsidi sudah di distribusi 6 ton oleh pemerintah pusat, tapi hanya sampai ke Kota Ternate.

“Tidak sempat distribusi ke daerah-daerah lain lagi. Kami minta Dinas Perindag Provinsi Malut mengusulkan ke pemerintah pusat distribusi langsung ke kabupaten/kota,” pintanya. Menurutnya, kelangkaan minyak goreng ikut memengaruhi harga sejumlah kebutuhan pokok melambung tinggi. “Otomatis pengusaha di Halbar juga memperhitungkan untung-ruginya,” tandasnya. (Ais)

Berita Terkait