“Pada prinsipnya kegiatan Hari Nusantara ini mendapat dukungan dari berbagai kementerian/lembaga, sehingga pada puncak acara adalah tanggung jawab Dirjen Hubla dan TNI AL, kami berharap hari Nusantara di Kota Tidore Kepulauan dapat berjalan dengan aman, lancar dan sukses nantinya,” tambah Budi.
Sementara, Arsitek Bali Nyoman Popo Danes mengatakan, gambaran umum terkait venue utama pelaksanaan Hari nusantara telah didesain dengan gambaran umum bagaimana cara ini dilaksanakan.
“Tentunya kami berharap agar secepatnya ditunjuk EO hari nusantara tersebut sehingga kita bisa berdiskusi secara detail tentang item-item yang harus kita buat agar hari nusantara di Tidore ini dilaksanakan semeriah mungkin,” kata Popo.
“Karena ini adalah hari nusantara terakhir dari pak Presiden Joko Widodo sehingga kita harus membuat sangat spesial nanti di tanggal 13 Desember 2023 mendatang,” tambah Popo Danes.
Menindaklanjuti yang disampaikan Menhub RI, Walikota Tidore Kepulauan Capt, H. Ali Ibrahim mengatakan, pelaksanaan hari nusantara telah mendapat dukungan dari kementerian/lembaga, sehingga diharapkan kepada Pimpinan OPD agar terus berkoordinasi untuk mensukseskan kegiatan yang dilaksanakan pada 13 Desember nanti.
“Kepada OPD terkait harus memikirkan apa yang nantinya dilaksanakan pada hari Nusantara nanti, karena kegiatan ini selama tiga hari dengan mempersiapkan baik itu olahraga, pameran maupun acara puncak sehingga dapat menarik perhatian para pengunjung baik di Maluku Utara maupun luar Maluku Utara untuk berkunjung ke Kota Tidore.” kata Ali.
Pewarta : Humas Pemkot Tidore
Editor : Erwin Egga
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
