Dimana PDIP mampu meraup suara dengan jumlah 28 ribu, sementara PKB adalah partai pemenang kedua dengan perolehan suara sebanyak 8 ribu, jika ditotalkan maka pasangan MASI AMAN telah memiliki modal kemenangan di atas 30 ribu suara.
“Kami telah mendapatkan mandat secara langsung dari Sekjen DPP PKB, bahwa bagi pengurus PKB di tingkat DPC, PAC, Ranting dan anggota PKB harus tunduk, patuh dan taat untuk mengamankan kemenangan MASI AMAN di tahun 2024,” pungkasnya.
Bahkan tak hanya itu, Julham juga menegaskan, bagi anggota DPRD terpilih dari PKB yang membangkang terhadap perintah partai, maka yang bersangkutan dipastikan akan mendapat sanksi tegas, bahkan sampai pada tingkat pemecatan.
“Setelah ini, kami akan kembali melakukan rapat dan konsolidasi internal untuk merancang strategi-strategi pemenangan MASI AMAN, untuk dibahas pada rapat koalisi dengan PDIP,” tandasnya.
Senada disampaikan Muhammad Sinen, Calon Walikota Tidore Kepulauan yang juga merupakan Ketua DPD PDIP Maluku Utara. Ia menjelaskan dua partai yang telah mendukung MASI AMAN, ibaratnya seperti buah semangka di luar berwarna hijau, didalamnya berwarna merah yang selalu memberikan rasa manis dan memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan.
Selain itu, PKB dan PDIP juga memiliki ikatan emosional secara historis, hal ini yang patut diteruskan nilai juangnya dalam rangka menguatkan semangat nasionalisme dan religius.
“Orang tau PKB adalah NU, bung Karno pernah mengatakan, bahwa PDIP dengan NU tidak boleh dilepas pisahkan. Maka dari itu dengan adanya dukungan dari PKB, tentu menjadi kekuatan baru bagi MASI AMAN untuk meraih kemenangan di 27 November 2024 mendatang,” tegasnya.
Pewarta : Suratmin Idrus
Editor : Erwin Egga
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
