Abubakar mengaku, pernyataan-pernyataan lawan politik yang menyerang Muhammad Sinen, sesungguhnya tidak menunjukan sikap yang beradab, sementara di Kota Tidore Kepulauan sangat menjunjung tinggi. “Tidore ini tidak boleh dipimpin oleh orang-orang yang tidak punya adab,” tukasnya.
Ia menambahkan, statement lawan politik yang sering menyebut bahwa Kota Tidore tidak ada perubahan, sesungguhnya mata mereka masih dalam keadaan tertutup.
Hal yang sama, juga disampaikan Ardiansyah Fauji, dia mengatakan, bahwa lawan politik kerap menjual issue politik dengan menyebut bahwa Muhammad Sinen sering menjual kesusahannya untuk meraup suara rakyat.
Padahal apa yang diceritakan oleh Muhammad Sinen tentang kehidupannya yang berawal dari susah, sesungguhnya itu adalah motivasi bagi semua generasi bahwa pemimpin itu tidak lahir secara tiba-tiba, melainkan harus melalui proses yang panjang.
“Apa yang diceritakan oleh Muhammad Sinen sesungguhnya menjadi penyemangat bagi kita semua bahwa orang miskin juga bisa menjadi pemimpin,” jelasnya.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
