Notice: Function register_uninstall_hook was called incorrectly. Only a static class method or function can be used in an uninstall hook. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 3.1.0.) in /home/fajarmal/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
5 Milyar DAK Pemkot Ternate Nyaris Hangus - FajarMalut.com

5 Milyar DAK Pemkot Ternate Nyaris Hangus

Amirudin Abd Hamid
Amirudin Abd Hamid

TERNATE – Dana alokasi khusus (DAK) Fisik Pemkot Ternate tahun 2022 nyaris hangus, hal ini lantaran sampai batas akhir pada 21 Juli 2022 lalu masih tersisa kontak kegiatan yang bersumber dari DAK mencapai Rp.5.396.095.824 yang tidak terinput diaplikasi OMSPAN.

Padahal batas waktu untuk penginputan data kontrak (realiasi) DAK ini sudah diatur, karena batas waktu itu sudah diatur pada pasal 37 ayat 2, pasal 39 ayat 2, pasal 40 ayat 2 dalam PMK nomor 198/PMK.07 /2021 tentang Pengelolaan DAK Fisik, akan tetapi sampai batas itu OPD di Pemkot Ternate realisasinya tidak mencapai 100 persen karena masih ada dana sisa kontrak (tidak terealisasi), beruntung terselamatkan.

Setelah Kementrian Keuangan menerbitkan Keputusan Menteri Keuangan nomor 22/KM.7/2022 tentang Perpanjangan Batas Waktu Penerimaan Dokumen Persyaratan Penyaluran DAK Fisik Bidang Pendidikan Bidang Kesehatan dan Keluarga Berencana Tahun 2022 yang diteken Dirjen Perimbangan Keuangan Astera Primanto Bhakti tertanggal 22 Juli 2022. Dimana dalam Keputusan Menteri Keuangan itu disebutkan batas waktu penerimaan dokumen persyataran yang semula paling lambat 21 Juli 2022 diundur pada 31 Juli 2022.

Kabid Kasda BPKAD Kota Ternate Amirudin Abd Hamid mengatakan, sampai batas waktu 21 Juli 2022 dari jumlah pagu DAK Fisik pada 2022 sebesar Rp.72.341.639.000 sudah terealisasi atau nilai kontrak yang telah terinput ke aplikasi OMSPAN sebesar Rp.66.766.784.952 dan tidak terealisasi atatu sisa data kontrak yang terancam hilang sebesar Rp.5.396.095.824 atau tercapai 92.52 persen.

“Ini sesuai dengan penginputan data kontrak, karena DAK ini disalur berdasarkan pada data kontrak yang terupload pada OMPSPAN, dimana itu yang disalur ke daerah, jadi 5 milyar lebih yang tidak tersalur untuk DAK Fisik” katanya Jumat (22/7/2022) kemarin.

Menurut dia, realisasi jumlah tersebut sampai pada 21 Juli 2022 pukul 23.59 WIT, akibat tidak terealisasi jumlah itu kata dia, karena ada jumlah dana sisa tender kemudian selisih antara rencana kerja anggaran (RKA) dengan sisa kontrak besar.

Dia menjelaskan, dari alokasi anggaran DAK Fisik baik reguler maupun penugasan pada 2022 sebesar Rp.72.341.639.000 sudah terealisasi ke aplikasi OMPSPAN sampai 21 Juli 2022 sebesar Rp.66.766.784.952 dan tidak terealisasi dan terancam hilang sebesar Rp.5.396.095.824 atau tercapai 92.52 persen, dimana DAK reguler dengan rinciannya DAK bidang pendidikan dari alokasi pada 2022 sebesar Rp.18.048.286.000 terealisasi dalam aplikasi OMSPAN sebesar Rp.15.275.824.106  tidak terinput sebesar Rp.2.808.461.894.

Bidang kesehetan dan KB total pagu 15.077.592.000 terealisasi sebesar Rp.13.902.535.600 tidak terealisasi Rp.1.104.054.176, bidang jalan dari alokasi sebesar Rp.5.266.075.000 terealisasi Rp.5.047.534.767 tidak terealisasi sebesar Rp.218.540.233, bidang air minum dari alokasi anggaran sebesar Rp.3.507.323.000 terealisasi Rp.3.415.427.900 tidak terealisasi 91.895.100, bidang sanitasi sebesar Rp.3.853.083.000 tidak terealisasi Rp.3.806.897.000 tersisa Rp.46.186 dan bidang perumahan pemukiman dari alokasi anggaran sebesar Rp.1.149.072.000 seluruhnya terinput ke aplikasi OMSPAN atau capainnya 100 persen sesuai dengan batas waktu yang ditetapkan.

Sementara DAK reguler bidang pariwisata dengan alokasi anggaran 2.378.526.000, terealisasi Rp.2.268.632.606 tidak terealisasi Rp109.167.394, bidang Jalan Rp.9.277.879.200 tidak terealisasi Rp.9.084.487.192 tidak terealisasi Rp.287.701.708, bidang IKM dari anggaran Rp.2.850.000.000 terealisasi ke aplikasi OMSPAN sebesar Rp.2.660.701.500 tidak terealisasi Rp.189.298.500, bidang Lingkungan Hidup Rp.1.095.150.000 terealisasi Rp.1.002.836.000 tidak terealisasi Rp.86.464.000, bidang pertanian alokasi sebesar Rp.2.434.880.000 terealisasi Rp.2.261.985.501 tidak terealisasi Rp.87.394.499, bidang keluatan dan perikanan sebesar Rp4.484.000.000 terealisasi Rp.4.382.189.607 tidak terealisasi Rp.101.810.393, bidang transportasi perikanan dengan alokasi sebesar Rp.2.650.000.000 terealisasi Rp.2.520.933.173 tidak terealisasi Rp.125.658.827.

Meski begitu kata dia, dengan keluarnya Keputusan Menteri Keuangan nomor 22/KM.7/2022 maka tiga bidang yakni pendidikan yang belum sempat tidak terinput pada aplikasi OMSPAN sebesar Rp.2.808.461.894, kemudian Bidang Kesehetan dan KB yang tidak terealisasi sebesar Rp.1.104.054.176 masih diperpanjang waktunya. “Jadi masih ada peluang sampai 31 Juli, tapi itu semua kewenangan di OPD,” tegasya.(cim)

Berita Terkait