Sementara untuk jumlah ventilator menurut Dr. Syamsul, saat ini yang tersedia sebanyak 11 unit. “Ventilator yang kita siapkan sekarang ada 11, hitungannya kemarin kita mau minta 5 saja, tapi dari Kementerian kita juga dapat, dari kita punya ada 3 jadi kita minta tambah 5 supaya 8, ternyata sekarang sudah masuk jadi 11.
Kebetulan kita juga mau pesan 5, tapi sekarang ini tidak ada vendor yang siap ready alatnya, semua harus pesan di luar Negeri, dan nanti Juni baru datang. Tapi karena kita punya sudah ada 11, jadi kita batalkan karena belum ready juga,” katanya.
Mengenai Alat Pelindung Diri (APD), ia mengaku belum tercukupi. Meski begitu pihaknya telah memesan 12 ribu APD lengkap. Namun yang baru tiba sekitar 1500-an.
Kata dia, dalam sehari pemakaian APD sangat bergantung dari keluhan pasien. “Tapi rata-rata kita pakai 20 sampai 25 per hari,” ungkapnya seraya menambahkan, dalam satu kamar ada dua tempat tidur.
“Tapi kita lihat klasternya dia di group terinfeksi sama atau tidak. Kalau dia di group terinfeksi sama, biasanya kita tempatkan satu tempat. Kalau yang PDP kita tempatkan di ruang anak, kalau positif kita sudah geser ke atas di VIP Kebidanan dan VIP anak, yang sekarang hampir semua tanpa gejala,” sambungnya. (nas)

Berikan Komentar pada "80 Tempat Tidur Disiapkan untuk Pasien Covid-19"