LABUHA – Curah hujan lebat mengguyur Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan sekitar pukul 00.00 hingga pukul 05.00 WIT dini hari mengakibatkan Desa Laiwui dan Desa Baru terendam banjir. Bahkan, dua desa itu bak jadi ‘kolam’.
“Hujan sekitar jam 12 malam sampai jam 5 subuh mengakibatkan banjir,” ungkap salah seorang warga Desa Laiwui, Budiman Syafi, kepada Fajar Malut, Senin (11/7/2022) kemarin.
Budiman mengatakan, banjir itu terjadi akibat selokan yang berada di lokasi Gapura STQ lingkungan RT 03 Dusun Turi yang tidak mampu menahan derasnya debit air hingga meluap ke jalan dan masuk hingga ke pemukiman warga.
Tak hanya rumah warga, pekarangan perkantoran KUA dan ULP kecamatan itu juga ikut terendam banjir. Sementar di Desa Baru, bajir terjadi akibat air kali kecil sehingga meluap ke pemukiman warga. Meski air kali Ake Baru itu ada selokan atau drainase, tapi tidak sanggup menahan debit air. “Tidak sanggup menahan debit air yang deras hingga meluap ke pemukiman warga,” kata dia
Hingga berita diterbitkan, air yang merendam dua desa belum diketahui sudah surut atau belum. Begitu pula langkah pemerintah setempat merespon musibah banjir yang merendam dua desa tersebut. (cr–04)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

