DARUBA – Kabupaten Pulau Morotai mendapat jatah minyak goreng subsidi “Minyak Kita” sebanyak 600 ton dari Kementerian Perdagangan RI yang disalurkan melalui salah satu pelaku usaha di Kota Daruba, Deni Lau Yanto.
600 ton minyak goreng ini sudah tiba di pelabuhan Imam Lastori Daruba, dengan menggunakan tol laut, dan diterima langsung oleh Pj Bupati Pulau Morotai, M Umar Ali, Senin (10/10/2022).
Pj Bupati, M Umar Ali, kepada wartawan berharap 30 kontainer minyak goreng subsidi berisi 600 ton bisa memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 2023 mendatang.
“Muda-mudahan dengan adanya 30 kontainer ini, maka stok minyak kita di Morotai tidak akan kosong, dan ini bisa menjamin sampai di natal, tahun baru, bahkan sampai di Januari 2023 mendatang,” ujarnya.
Dengan jumlah stok yang ada, lanjutnya, dapat mencegah kelangkaan minyak goreng di Morotai. “Ini tetap dijual dengan harga Rp 14 ribu, bagi teman-teman nanti kalau ada yang kedapatan pedagang yang jual diatas harga Rp 14 ribu silahkan melapor ke Perindagkop,” cetus Umar.
Tak hanya itu, menurut Umar, menyambut natal dan tahun baru 2023, Pemkab Pulau Morotai juga telah berkoordinasi dengan pengusaha di Morotai agar menyiapkan stok bahan pokok untuk kebutuhan natal.
“Jadi bahan pokok terkendali sampai natal dan tahun baru,” katanya. Sementara itu, Deni Lau Yanto, pelaku usaha yang menjadi mitra kerja Kementerian Perdagangan RI dalam penyaluran minyak goreng di Kabupaten Pulau Morotai, kepada wartawan mengatakan, minyak goreng akan didistribusikan melalui dua toko miliknya yaitu Toko Prima dan Toko Rahayu.

