DARUBA – Pemilik usaha warung makan BUMDes Muhajirin, yang terletak di areal Kantor Bupati Pulau Morotai, mulai gulung tikar.
Hal ini disebabkan karena tidak ada lagi pembeli, yang membuat para pedagang tersebut harus tutup usaha.
Pantauan Fajar Malut, Senin (2/10/2023), dari enam warung makan yang ada di BUMDes Muhajirin, hanya satu yang bertahan. Itu pun dibuka seminggu tiga kali.
Padahal, sebelumnya BUMDes Muhajirin merupakan salah satu warung makan yang ramai pembeli. Terutama dari para ASN, karena letaknya di areal Kantor Bupati.
Namun, dalam setahun terakhir BUMDes tersebut mulai sepi. Sampai-sampai dalam sehari tak ada satupun ASN yang datang membeli makanan. Hal ini membuat satu per satu pedagang di BUMDes tersebut mulai menutup warungnya.
Saking sepinya, kondisi bangunannya pun tak lagi terawat dengan baik. Fasilitas berupa kursi dan meja mulai lapuk dan kotor. Sekeliling gedungnya mulai ditumbuhi rumput jalar. Kondisi itu membuat BUMDes tersebut terlihat seperti gedung tua ditengah hutan.

