BOBONG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Pemuda Marhaenis (DPC-GPM) Pulau Taliabu kembali melakukan aksi unjuk rasa terkait ketidakpastian pembayaran upah honorer, tunjangan aparat desa.
Bahkan mereka juga mempertanyakan kejelasan pinjaman daerah sebesar Rp.115 Miliar kepada pihak Bank Maluku pada 2021.
Sayangnya, Bupati Aliong Mus mendadak ‘kabur’ menuju lokasi wisata Likitoby saat masa aksi mendatangi lokasi HKG yang berhadapan langsung dengan kantor DPRD Taliabu Senin siang. Padahal berdasarkan jadwal kegiatan wisata alam HKG PKK ke 51 itu dilakukan pada Rabu (01/11/2023).
Akhirnya ujung-ujungnya, massa aksi harus berhadap hadapan dengan aparat kepolisian yang sudah berjaga di lokasi hingga akhirnya massa aksi menduduki kantor DPRD setempat.
Di depan gedung wakil rakyat yang hanya terdapat dua anggota DPRD siang itu, lantas massa aksi menuding DPRD hanya tertidur saat rakyat menjerit terkait pembangunan yang dilakukan tidak sesuai alokasi anggaran puluhan miliar.

