TIDORE – Pembangunan ruas jalan Payahe – Dehepodo kembali menjadi perhatian. Pasalnya, ruas jalan tersebut hingga kini belum tuntas dikerjakan.
Hal ini disuarakan oleh aliansi AMMOS yang terdiri dari mahasiswa Universitas Bumi Hijrah dan masyarakat Oba Selatan saat menggelar aksi di kantor Gubernur Maluku Utara pekan kemarin.
Dalam aksi itu, massa membentangkan spanduk bertuliskan, Pemprov Segera Tuntaskan Ruas Jalan Payahe–Dehepodo untuk menagih janji pembangunan ruas jalan tersebut yang hingga kini belum juga rampung.
Khairul Azzam, Koordinator Lapangan, menegaskan, pembangunan jalan tersebut sudah terlalu lama terkatung-katung tanpa kepastian. “Infrastruktur jalan ini sudah bertahun-tahun tak kunjung tuntas,” ujarnya.
Menurutnya, jalan Payahe–Dehepodo adalah akses vital yang akan membuka kemajuan berbagai sektor kehidupan masyarakat di Kecamatan Oba Selatan, Kota Tidore Kepulauan.

