Pemprov Malut Dapat Kuota 26 Sekolah Kedinasan

Gubernur Malut Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe saat memberi bantuan komputer. (Istimewa)

SOFIFI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) bergerak cepat membuka peluang emas bagi generasi muda daerah untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD), program sekolah kedinasan pola pembibitan resmi diluncurkan bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Sabtu (2/5), di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Malut.

Program ini merupakan inisiatif strategis Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus kembali mengabdi di daerah.

Pelaksana Tugas Kepala BKD Maluku Utara, Zulkifli Bian, menegaskan, program ini bukan sekadar membuka akses pendidikan, tetapi juga menjadi jalan pengabdian nyata bagi putra-putri daerah. “Ini kesempatan besar. Melalui sekolah kedinasan seperti STAN, STIS, dan STTD, generasi muda Malut bisa berkembang secara kompetitif dan berpeluang langsung menjadi ASN,” ujarnya.

Program ini lahir dari koordinasi intensif antara BKD Malut dengan sejumlah perguruan tinggi kedinasan nasional. Tiga institusi yang telah resmi bekerja sama yakni Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), dan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD).