TERNATE – Kasus dugaan korupsi tunjangan DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) terus menuai sorotan publik. Kali ini desakan tersebut datang dari salah satu praktisi hukum Malut, Abdulah Ismail.
Abdulah mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut segera menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Sejauh ini kata dia, status kasus masih terkatung-katung tanpa progres yang jelas.
“Kasus ini hingga sekarang belum ada kejelasan pasti. Bahkan informasi terbaru yang kita dapatkan masih menunggu hasil penghitungan kerugian negara oleh BPKP,” ucapnya, Senin (27/06/26).
Dia menegaskan, kasus-kasus korupsi di Malut ini secepatnya ditindaklanjuti sehingga publik dapat menaruh harapan dan yakin kepada kinerja-kinerja dari penyidik penegak hukum.
“Kalau kasusnya terus ditunda-tunda oleh Kejati Malut maka kepercayaan publik akan terus berkurang. Kasus ini juga sudah begitu lama ditangani, tapi progresnya masih minim,” tegasnya.
