Aksi Mahasiswa Morotai Tolak Tambang Pasir Besi

“Karena pemilik PT Ausindo Anugrah Pasifik sudah berada di Pulau Morotai. Bahkan, alat berat milik PT Ausindo Anugrah Pasifik itu sudah berada di lokasi PT Labrosco,” katanya.

Selain itu, pendemo juga mendesak agar Pemda segera membatalkan pelatihan militer AL yang dipusatkan di wilayah Kecamatan Morotai Jaya.

“Karena menurut kajian kami bahwa kehadiran pangkalan militer AL di Desa Towara, Morotai Jaya itu bagian dari langkah strategis Pemerintah Pusat yang sengaja dilakukan sebagai taktik dalam memasuki tambang pasir besi,” timpalnya.

“Sebab apa, jika tambang itu masuk lalu masyarakat menolak sudah tentu militer ini akan dijadikan sebagai langkah untuk menghalangi masyarakat yang menolak tambang itu,” sambung Hamjat. (fay)