Ardiansyah Sebut Kota Tidore Tidak Boleh Dipimpin Orang Berwatak Rasis

Selain ungkapan rasis yang dilabelkan untuk warga oba, Ardian juga menyentil akan penggalan video yang berisi terhadap pendangkalan pikiran, yang disematkan kepada Muhammad Sinen dan Jou Sultan Tidore, H. Husain Alting Syah.

Menurut Ardian, orang-orang yang terjun dalam dunia politik, seharusnya orang-orang yang bisa berpikir besar, karena dalam politik nantinya dapat merumuskan hukum, kebijakan-kebijakan publik dan ekonomi.

“Orang yang punya otak kecil tidak bisa lahir dalam politik. Penggalan video yang saya nonton dua hari terakhir, yang mengatakan Muhammad Sinen otak setengah-setengah, dan Jou Sultan yang mungkin memiliki otak yang setengah-setengah, itu karena mereka sudah tidak mampu berpikir,” pungkasnya.

Ardian mengaku, menjadi pemimpin harusnya dapat berpikir besar agar bisa mendistribusikan rasa keadilan terhadap Masyarakat. Maka dari itu, kehadiran Muhammad Sinen dan Ahmad Laiman, akan membawa kedamaian bagi Masyarakat Tidore yang aman, nyaman, dan ramah.

Bahkan pasangan MASI AMAN, merupakan sosok pemimpin tanpa sekat, yang tidak membedakan antara pulau Tidore dan Oba. Karena semangat ini, merupakan Visi besar yang diambil dari jiwa Muhammad Sinen dan Ahmad Laiman.