TERNATE- Meski sudah memasuki awal triwulan II belum ada program kegiatan di Pemkot Ternate yang sudah jalan, hal ini akibat dari OPD di Pemkot Ternate belum melakukan tender atas setiap kegiatan yang telah di alokasikan dalam APBD tahun 2022.
Sesuai dengan data dari unit layanan pengadaan (ULP) Setda Kota Ternate sampai kini baru satu OPD yang melakukan tender yakni Dinas PUPR Kota Ternate.
Kabag ULP Setda Kota Ternate Yunita Rahman mengatakan, pelaksanaan kegiatan yang melalui mekanisme tender baru dilaksanakan Dinas PUPR Kota Ternate.
“Baru Dinas PU yang masukan dokumen tender, dan sudah di tayangkan pada website LPSE baru enam kegiatan nanti juga akan di tambah sekitar empat kegiatan,” katanya Kamis (31/3/2022) kemarin.
Dia juga meminta, perhatian dari OPD yang lain agar mempercepat dokumen persiapan tender terutama OPD pengelola DAK, karena sampai triwulan I belum ada OPD lain yang memasukan dokumen persiapan tender.
“Baru dari Dinas PU yang masukan, selain itu belum ada yang masuk,” kesalnya.
Menurut dia, untuk RUPS sendiri dari jumlah 43 OPD di Pemkot Ternate baru 80 persen yang masuk, sementara batas akhir pemasukan RUPS pada Kamis kemarin.
“Kalau mereka yang tidak masukan RUPS itu tidak bisa membuat paket tender,” ungkapnya.
Dikatakannya, sangsinya yang akan di terima Pemkot Ternate jika RUPS tidak di masukan OPD diantaranya Pemkot Ternate tidak akan mendapat DID, karena hal itu menjadi salah satu indikator, selain itu juga berdampak pada pemotongan APBD.
“Tapi mereka sudah masukan semua dan dalam proses penginputan,” terangnya.
Dia juga menegaskan, agar OPD pengelola DAK untuk mempercepat proses tender, sebab ada target yang diberikan ke pengelola untuk progress pekerjaan.(cim)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

