DARUBA – Basarnas Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, mengimbau warga waspada saat melaut akibat cuaca buruk. Hal ini merespon himbauan potensi cuaca buruk dari Koordinator Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate, Setiawan Sri Raharjo.
Berdasarkan informasi BMKG, kondisi prakiraan cuaca di Maluku Utara masih berpotensi berawan pada pagi hingga siang hari, hujan ringan pada dini hari dan hujan intensitas sedang hingga lebat pada malam hari.
Korpos Unit Siaga SAR Morotai, Marjun Doa, kepada wartawan mengaku dalam perjalanannya dari Ternate ke Morotai menggunakan Kapal Laut KM Holly Mary pada Selasa malam kemarin, cuaca di perairan Jailolo Halmahera Barat sampai Kepulauan Loloda sedikit bergelombang akibat angin kencang. Ketika memasuki perairan Halmahera Utara dan Morotai, barulah cuaca mulai membaik. Walau begitu, Marjun tetap mengimbau kepada nelayan di Morotai agar tetap waspada.
“Kita perlu perhatikan cuaca yang memang sudah diprediksi untuk Maluku Utara dengan tinggi gelombang sekitar 3 sampai 5 meter (informasi BMKG),” katanya.
Ia juga meminta kepada masyarakat Morotai yang keluarganya berprofesi sebagai nelayan, perlu saling mengingatkan ketika cuaca buruk agar tidak melaut.
Karena bagi Marjun, keselamatan merupakan tanggungjawab bersama. “Masyarakat juga perlu mengingatkan ke keluarganya kalau memang di saat cuaca buruk jangan dulu melaut,” pintanya.

