“Saya memilih Kecamatan Morotai Utara sebagai pusat kegiatan ini karena pada pemilihan sebelumnya, kecamatan ini masuk dalam perselisihan hasil pemilu, termasuk insiden pemukulan terhadap anggota Panwascam di Desa Korago,” jelas Mulkan.
Itu sebabnya, Ia menegaskan bahwa berbagai masalah yang dilaporkan ke Bawaslu menunjukkan pentingnya pengawasan partisipatif yang harus dilakukan oleh Bawaslu Morotai.
“Dengan sosialisasi ini, diharapkan pengawasan partisipatif masyarakat dapat meningkat, sehingga pelaksanaan Pilkada 2024 di Kabupaten Pulau Morotai dapat berjalan dengan lancar, aman, dan demokratis,” harap Mulkan.
Sementara itu, Camat Morotai Utara Faisal Kudo, dalam sambutannya mengatakan tahun 2024 akan menjadi tahun penting dengan pelaksanaan pilkada serentak.
Dengan begitu, setiap momentum politik memiliki dinamika dan cerita tersendiri bagi masyarakat.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
