Bayi Tanpa Anus Batal Dirujuk ke RSUD Kendari

Bayi yang lahir tanpa anus meninggal pasca operasi

BOBONG – Bayi yang terlahir  tanpa anus di Kabupaten Pulau Taliabu batal dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kendari, Sulawesi Tenggara. Kondisi kesehatan bayi bernama Muhammad Al-fatah menjadi alasan batal dirujuk ke rumah sakit itu.

Ia terpaksa dirujuk ke rumah sakit terdekat, yakni RSUD Dwikora Salakan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah karena kondisinya drop. “Kita kemarin batal ke Kendari soalnya Ade (Muhammad Alfatah) drop, jadi terpaksa rujuk ke RSUD Salakang,” kata Marianti, ibu bayi ketika dihubungi Fajar Malut  Minggu (29/05/2022) akhir pekan kemarin.

Marianti mengatakan,  putra ke empatnya itu sedang menjalani perawatan di RSUD Salakang setelah mereka dari Taliabu tiba di Ibukota Banggai Kepulauan dijemput pihak rumah sakit setempat.  

Bayi Tanpa Anus di Kabupaten Taliabu Dapat Penanganan Gratis

Belum diketahui apakah sang bayi akan kembali dirujuk ke RSUD Kendari atau tetap melakukan operasi di RSUD Dwikora Salakang. Yang jelas saat ini, putranya sudah ditangani dokter setempat dan kondisi bayi semakin baik setelah dilakukan pasangan alat bantu di tubuh bayi untuk saluran pembuangan air.

“Alhamdulillah kita sampai di Salakan langsung dijemput pihak RSUD disini (Salakan) karena dokter di RSUD Bobong sudah komunikasi duluan dan Ade sekarang sudah lebih baik karena sudah dipasang selang di perut” jelasnya.

Secara terpisah, pihak Rumah Sakit Umum Daerah Bobong Kabupaten Pulau Taliabu ketika memberikan keterangan yang berbeda. Berdasarkan keterangan pihak rumah sakit, bayi tersebut akan dirujuk ke Kendari dengan penyeberangan laut tadi malam.  (bro)