Bayi Tanpa Anus di Kabupaten Taliabu Dapat Penanganan Gratis

RSUD Bobong di Kabupaten Pulau Taliabu

BOBONG-Salah satu bayi yang dilahirkan di desa Meranti Jaya, Kabupaten Pulau Taliabu beberapa hari lalu tanpa lubang anus. Anak keempat berjenis kelamin laki-laki dari Pasutri Abdul Manaf dan Marianti itu, dilahirkan tanpa (maaf) anus pada Kamis (26/05/2022) di Kecamatan Taliabu Barat.

Dimana sesuai dengan program prioritas Bupati Taliabu Aliong Mus, Pemkab Pulau Taliabu melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) langsung melakukan penanganan pasien dan akan dirujuk untuk mendapatkan penanganan medis.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Taliabu, Kuraisia Marsaoly yang dikonfirmasi Fajar Malut mengatakan, bayi yang berusia tiga hari itu mulai ditangani di RSUD Bobong sejak dua hari pasca kelahiran. Bayi tersebut kemungkinan akan dirujuk untuk mendapatkan tindakan medis yang dibiayai Pemkab setempat, sebagaimana dua pasien dengan kondisi serupa yang sudah ditangani dengan pembiayaan Pemkab Taliabu beberapa waktu lalu.

“Dinkes yang atur biaya operasi langsung dengan rumah sakit Kendari seperti halnya kasus yang sama pada 2 pasien yang sudah berhasil kita operasi beberapa waktu lalu,” ungkapnya Sabtu (28/05/2022) siang.

Respon Pemkab Taliabu terhadap bayi tanpa anus yang diberi nama Muhammad Alfatah oleh orang tuanya, sangat disyukuri oleh kedua orang tuanya pasien, terutama Abdul Manaf selaku ayah dari bagi itu yang mengaku merasa terbantu dengan program prioritas kesehatan gratis Bupati Aliong Mus saat ini.

“Saya berterima kasih kepada Pemkab Taliabu yang telah membantu saya dan keluarga untuk mendapatkan pengobatan gratis untuk anak saya,” ucap Abdul Manaf dengan mata berkaca-kaca.

Diketahui, Muhammad Alfatah yang dilahirkan tanpa lubang anus itu terpaksa dilahirkan di rumah yang berada di desa Meranti Jaya Kecamatan Taliabu Barat. Hal tersebut disebabkan karena terlambat membawa ke klinik setempat saat melahirkan.

Bayi yang berusia 3 hari ini, Sabtu (28/05) rencananya akan dirujuk ke salah satu rumah sakit yang ada di Kendari, Sulawesi Tenggara untuk dilakukan operasi. (bro)

Berita Terkait