TERNATE – Bulan Maret dan April 2026 menjadi periode kelam bagi Kota Ternate, karena terjadi sejumlah kebakaran permukiman. Rangkaian insiden ini menyebabkan kerugian materiel mencapai miliaran rupiah serta merenggut nyawa, terutama dipicu oleh korsleting listrik dan angin kencang.
Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Bakri Syahruddin mengatakan, berdasarkan data yang dikantong, tercatat sejak dua bulan terakhir peristiwa kebakaran di Kota Ternate terjadi sebanyak 8 kali. Hal itu terjadi di beberapa kelurahan yang berbeda-beda. “Pada Senin tanggal 16 Maret 2026 terjadi kebakaran di rumah milik Faris yang di kontrak oleh Riadi bertempat di RT/RW 003/002 Kelurahan Kampung Pisang, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate,” ungkapnya.
Kata dia, dari kejadian itu taksiran kerugian materiel di antaranya, satu unit motor Honda Vario Warna Hitam No. Plat : DG 2378 NS dalam keadaan terbakar dengan Kerugian Rp20.000.000. Plafon rumah milik Faris dalam keadaan terbakar kerugian mencapai Rp20.000.000.
Kemudian, pada Rabu tanggal 25 Maret 2026 kebakaran terjadi di bengkel mobil Sultan Top Speed milik Dedi Sulistio di Kelurahan Salero, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate. Kerugian materil diperkirakan kurang lebih Rp100.000.000. “Pada Selasa tanggal 31 Maret 2026 juga terjadi kebakaran tiga rumah milik warga di Kelurahan Bastiong Talangame, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate. Kerugian materiel diperkirakan sekitar Rp400.000.000,” ujarnya.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

