Deprecated: mb_convert_encoding(): Handling HTML entities via mbstring is deprecated; use htmlspecialchars, htmlentities, or mb_encode_numericentity/mb_decode_numericentity instead in /home/fajarmal/public_html/wp-content/plugins/quick-adsense-reloaded/includes/template-functions.php on line 3625
TERNATE – Pemkot Ternate pada ramadhan tahun ini akan menjadikan Benteng Oranje akan dijadikan sebagai Kampung Ramadan 1443 Hijriah, langkah ini diambil Pemkot Ternate dalam rangka untuk menata para pedagang musiman saat ramadhan, konsep penataan dalam benteng sendiri nantinya akan di tata sehingga ketika mengunjungi kawasan benteng tersebut warga akan menikmati saunas ramadahan
Sebab segala kebutuhan ramadhan bisa di temui dalam benteng itu, sehingga kemacetan yang kerap kali terjadi dalam bulan ramadhan bisa di urai, bahkan para pedagang yang hendak menjajakan dagangannya dalam benteng dapat mendaftarkan diri ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) sebagai instansi yang mengkoordinir pedagang, dengan begitu pedagangan pakaian di samping Masjid Al Munawar juga sudah tidak di perbolehkan berjualan.
Hal ini disepakati dalam rapat bersama yang dipimpin langsung Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman, yang dihadiri sejumlah OPD teknis Bappelitbangda, Dinas Perkim, Dinas PUPR, Dinas Perindag, Dinas Koperasi dan UKM, Satpol PP, BKM Almunawwar, serta pengelola Duafa Center dan perwakilan pedagang.
Dimana dalam rapat di sepakati beberapa lokasi yang tidak diijinkan berjualan, diantaranya adalah areal parkir Masjid Al Munawwar yang pada Ramadhan sebelumnya dijadikan sebagai tempat untuk berjualan pakaian busana muslim.
“Untuk di samping masjid Al Munawwar itu tidak diijinkan lagi menjual pakaian dan dialihkan ke kampung ramadhan. Tapi kalau untuk penjual takjil di depan Taman Nukila masih dibolehkan, namun harus sesuai dengan pengaturan dari Dinas Perindag,” ujar Kepala Bappelitbangda Kota Ternate Rizal Marsaoly pada Kamis (31/3/2022) kemarin.
Menurutnya, para pedagang pakaian busana muslim jika pada ramadhan sebelumnya berjualan di areal parkir Masjid Al Munawwar tahun ini diarahkan untuk berjualan di Kampung Ramadhan.
Dia menjelaskan, kampung Ramadhan ini tidak hanya diisi oleh pedagang, namun di desain akan di isi dengan sejumlah konten, diantaranya festival gendang sahur pada malam hari, aqustik music religi di waktu sore, permaian anak-anak jelang buka puasa, hingga pentas seni yang bernuansa Islami.
“Dengan begitu, maka Kampung Ramadhan akan tampak lebih hidup dan bisa menarik perhatian para pengunjung,” ungkapnya.
Dikatakannya, seluruh kawasan di benteng itu akan di tata menjadi kampung ramadhan mulai dari areal di depan Benteng Oranje juga akan ditempatkan kedai kedai kopi, pedagang takjil, hingga kelapa muda.
“Kami juga akan siapkan zona bagi pengusaha, perbankan, BUMN, dan lainnya, jika ada yang ingin buka puasa bersama anak-anak yatim, kami juga sediakan tempatnya di taman film,” sebutnya.
Rizal menjelaskan, semua tenda atau pemanfaatan ruang oleh pedagang yang menempati benteng oranje ini dibawah koordinir Disperindag. Hal ini agar pendapatan yang masuk ke Pemkot Ternate melalui pedagang musiman ini lebih terkontrol. Sebab Kampung Ramadan kata mantan Kadis DTKP ini, juga memiliki tim tepadu yang didalamnya juga termasuk Satpol PP.
“Saya berharap, bagi masyarakat umum yang ingin ikut berpartisipasi pada kampong Ramadan ini silahkan mendaftar ke Dinas Perindag. Saat ini Disperindag sedang melakukan penataan lokasi di dalam benteng oranje sebagaimana bentuk atau model yang sudah didesain oleh teman teman Jarkot,” terangnya.
Rizal mengungkapkan, di Benteng Oranje juga sudah tersedia gerbang sebagai akses menuju ke Masjid terdekat, dimana sisi Selatan menuju ke Masjid Muttaqin dan sisi Utara untuk menuju ke Masjid An-Nur. “Kami juga akan menyiapkan tempat berwudhu di areal Kampung Ramadhan. Jadi orang orang bisa berwudhu disitu, setelah itu menuju ke masjid terdekat,” jelasnya.
Semua lokasi di Benteng Oranje kata dia, akan dimanfaatkan mulai dari depan taman fitnes hingga Taman Film. “Nanti ada menu-menu yang tersedia hingga sahur. Sehingga orang-orang juga bisa menikmati sahur di lokasi Kampung Ramadan,” terang dia.(cim)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

