TERNATE – Keluhan sejumlah ASN di Pemkot Ternate terkait keterlambatan pembayaran tambahan penghasilan pegawai (TPP) selama dua bulan ini, nampaknya tidak ada masalah karena akan tetap terbayar. Namun besaran dari TPP, saat ini masih dipertimbangkan oleh Pemkot Ternate,
Hal ini disampaikan Walikota Ternate Burhan Abdurahman. Burhan menyebutkan, kalau pilkada menjadi prioritas pertama, kemudian covid-19 sejak dari Maret lalu sudah ada edaran. Bahkan saat ini Pemkot sedang mempertimbangkan besaran TPP.” TPP tidak dihapus dan tetap ada, sekarang proses pembayaran tetap dilakukan tapi pembayarannya memang agak terlambat,” katanya.
Menurutnya, hal ini karena kondisi keuangan yang harus pintar diatur, namun TPP tetap ada. “Kita lagi pertimbangkan bulan-bulan selanjutnya ini, masih bisa jalan dengan besaran yang ada atau ada kebijakan pengurangan tapi tidak hapus, jadi TPP untuk PNS Kota Ternate tetap jalan,” tegasnya.
Mendengar kabar itu, sejumlah ASN di Pemkot Ternate meminta agar Pemkot lebih mempertimbangkan kebijakan yang nantinya diambil. Sebab, pihaknya kini sangat berharap dengan TPP yang sudah disepakati dalam APBD dengan DPRD Kota Ternate.” Kami butuh pimpinan punya nurani, untuk bisa mempertimbangkan setiap keputusan yang nantinya mereka ambil. Karena ini menyangkut dengan kesejahteraan,” pinta salah satu ASN yang enggan namanya dikorankan.(cim)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

