Dengan pengalaman panjang Bupati Ikram di bidang perencanaan di Kementerian dan latar belakang pendidikan Doktor, serta kemampuan Wakil Bupati Ahlan dalam menganalisis anggaran, Pemkab Halmahera Tengah kini berfokus pada efisiensi dan efektivitas belanja daerah.
Keduanya memastikan bahwa seluruh RKA OPD diarahkan untuk menghasilkan program yang konkret dan berdampak langsung pada masyarakat. Kegiatan dengan istilah “ghost money” seperti perjalanan dinas dan pertemuan yang tidak berorientasi pada rakyat dipangkas bahkan dihapus.
“Dana tersebut dialihkan untuk memperkuat belanja modal dan program pro rakyat seperti pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, sektor pendidikan, kesehatan, serta program rumah layak huni,” sebutnya.
Selain itu juga, sebagai bentuk dukungan terhadap arah kebijakan nasional dan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Pemkab Halmahera Tengah telah menyiapkan berbagai program nyata yang mulai berjalan dan akan terus dikembangkan pada tahun 2026, di antaranya:
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan segera beroperasi di sekolah-sekolah, memastikan anak-anak Halteng mendapatkan asupan bergizi untuk tumbuh sehat dan cerdas.
