SOFIFI – Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara terhadap update perkembangan kasus sepertinya ada yang kontras. Betapa tidak, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) per 15 April 2020, masih tetap 8 orang, padahal hasil Swab Test telah diterima sebanyak 13 orang.
Dari hasil swab test menyebutkan, 2 orang yang sebelumnya berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) asal Kota Tidore Kepulauan terkonfirmasi postif Covid-19. Begitu juga pasien 02 terkonfirmasi positif, hasilnya telah turun dua kali negatif dan dinyatakan sembuh. Praktis, jumlahnya 3 hasil swab test, dan tersisa 10 hasil swab test dengan hasil negatif. Lalu siapa pemilik 10 hasil swab tes yang dinyatakan negartif?. Sebab, jumlah PDP masih tetap 8 orang dan tidak ada perubahan. Padahal, telah ada hasil swab test.
Juru Bicara Gugus Tugas, dr Rosita Alkatiri ketika dikonfirmasi menyebut 10 orang hasilnya negatif tanpa menyebut status mereka. Ia lantas mempersilahkan wartawan untuk melihat tabel.
“Yang 10 negatif sudah ada di table, silahkan lihat tabel yang dibagikan kemarin,” tulis Rosita Alkatiri dalam grup WA Media Center.
Koordinator Divisi Humas Gugus tugas, Mulyadi Tutupoho mengaku belum ada perubahan dikarenakan belum tertulis resmi dari tim dokter ke bagian data dan informasi. “Harusnya melalui surat atau dokumen resmi tidak boleh melalui WA, sehingga belum dimasukan dalam data resmi,” sahutnya.
Sebelumnya, Gugus Tugas telah mengumumkan 2 orang positif dan 1 orang pasien 02 kini telah sembuh karena hasilnya dua kali negatif. Data tiga orang tersebut, datang bersamaan dengan data 10 yang dinyatakan negatif.
Yang sudah diumumkan 3 orang, sementara 10 tidak diumumkan siapa pemiliknya. Hasil penelusuran wartawan di internal tim Gugus Tugas Vovid-19 Malut, menemukan ada kejanggalan data yang dipublis.
Bahkan sempat menjadi perbedabatan di kalangan tim data dan tim dokter. “Iya data itu salah, katanya sistim di ruang data eror. Coba Anda lihat nanti pasti data kita, terutama PDP akan meningkat jauh, karena belum dimasukan data tersebut pada tanggal 15 April 2020,” kata salah seorang tim medis. (iin)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)


Berikan Komentar pada "Data Gugus Tugas Covid-19 Malut Diragukan"