TERNATE – Delapan orang yang berasal dari Kota Tidore Kepualaun (Tikep) Rabu (15/4) siang di rujuk ke Ternate dengan menggunakan speed boat. Mereka ini di rujuk karena reaktif pada saat rapid test yang dilakukan di Tikep kemarin.
Kedelapan orang ini semuanya memiliki riwayat perjalanan dari Bandung Provinsi Jawa Barat (Jabar), saat tiba di pelabuhan residen Ternate, langsung dijemput oleh tim medis dengan menggunakan ambulance menuju ke RSUD Chasan Boesoiri (CB) yang menjadi rumah sakit rujukan. Dari jumlah itu lima Orang Tanpa Gejala (OTG) sedangkan tiga orang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP). Jubir Gugus Tugas Kota Tidore Kepulauan Saiful Salim menjelaskan, delapan orang yang di rujuk ke RSUD Chasan Boesori sesuai hasil rapid test tahap dua menunjukan hasil reaktif.
“Hasil pemeriksaan pertama memang mereka non reaktif tapi hasil pemeriksaan kedua menunjukan reaktif,” katanya kepada Fajar Malut.
Saiful menyebutkan, mereka dirujuk ke RSUD Chasan Boesori untuk pengambilan specimen Swab Test. “Delapan orang ini semuanya punya riwayat perjalanan dari Kota Bandung, lima orang tanpa gejala dan keluhan sementara tiga orang ada gejala, sehingga kategori ODP. Kalau lima orang itu kategorinya hanya pelaku perjalanan dari daerah terjangkit,” jelasnya. Dikatakan, pemeriksaan melalui rapid test sudah 107 orang yang diperiksa, sehingga total yang reaktif 15 orang.
“Tujuh orang sudah duluan di rujuk sementara delapan orang baru tadi di rujuk, kalau delapan orang itu punya riwayat perjalanan dari Bandung,” terangnya.(cim)


Berikan Komentar pada "Delapan Orang Reaktif Rapid Test Dirujuk ke RSUD CB"