MOROTAI – Kabupaten Pulau Morotai memiliki peluang besar mengembangkan kelapa Bido sebagai sumber energi terbarukan. Komoditas lokal itu kini dilirik sebagai salah satu bahan baku Sustainable Aviation Fuel (SAF) atau bahan bakar pesawat ramah lingkungan.
Lalu bagaimana dengan kesiapan Pemerintah Daerah dalam menyiapkan kebutuhan produksi kelapa dalam rangka mendukung rencana tersebut .
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Pulau Morotai, Tamhid Bilo, kepada wartawan menjelaskan potensi kelapa Bido di Morotai kini sudah tersebar hampir merata di seluruh desa di enam kecamatan.
Pengembangan awal telah dilakukan di beberapa titik. “Di desa Ngele-Ngele besar saat ini terdapat sekitar 800 pohon kelapa Bido yang sudah berbuah. Sementara di kawasan Morodadi SP 3 terdapat sekitar 1.500 pohon, dengan lebih dari 200 pohon telah berproduksi,” jelas Tamhid kepada wartawan, Rabu (9/9/2026).
Adapun di desa Morodadi, lanjut dia terdapat lebih dari 200 pohon yang masih dalam tahap pertumbuhan dan belum berbuah.
