“Kami meminta dengan tegas kades segera secepatnya mengeluarkan SK ketua dan pengisi Pemda Desa Nuku,” pungkasnya.
Pertemuan itu perwakilan massa aksi dari mahasiswa, pemuda dan tokoh masyarakat adalah agenda Musdes wajib dilaksanakan, Rapat Tahunan pemerintah desa dengan masyarakat, Penyusunan RPJMDES sesuai dengan kebutuhan masyarakat, fasilitasi SK dan pelantikan pemuda, keterbukaan anggaran pemuda dan seluruh APBS 2022 dan 2023 serta poin poin kegiatan 2021 dapat diberitahukan secara terbuka.
Tanggapan dari Pemerintah Desa adalah apabila tuntutan yang disampaikan masyarakat, mahasiswa dan pemuda sudah dilaksanakan oleh pemerintah desa, maka tidak ada lagi unjuk rasa, siap bersama mendukung program program pemerintah desa, hal-hal yang tidak bisa Pemdes sampaikan ke masyarakat, mahasiswa dan pemuda maka tidak akan Pemdes sampaikan yaitu RKP, RAB dan SPJ.
Dalam aksi itu Kapolsek Oba IPTU Safra Djohra turun langsung melakukan pengamanan.
Dia berharap apabila melaksanakan aksi unjuk rasa, maka harus dengan prosedur yang berlaku. “Hal itu agar seluruh masyarakat menjaga silaturahmi,” tandasnya.Disela-sela pengamanan, Kapolsek Oba sekaligus berpamitan dengan seluruh masyarakat desa Nuku karena pindah tugas di Polda Malut.
Pewarta : Amirudin Ibrahim
Editor : Amirudin Ibrahim
