Dinkes ‘Pangkas’ BOK Tahap Akhir

TERNATE – Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) tahap akhir tahun 2019 untuk puskesmas di Kota Ternate, belum seluruhnya diberikan ke puskesmas, karena dipangkas oleh Dinas kesehatan. Padahal dana yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik itu, seluruhnya telah dicairkan oleh BPKAD Kota Ternate.

Dari data yang ada ditemukan, kalau dana yang diterima baru 75 persen dari total dana mereka di tahap terakhir, sisanya masih ditahan bendahara di Dinkes.

Kepala BPKAD Kota Ternate M. Taufik Jauhar dikonfirmasi mengatakan, untuk BOK ini bersumber dari DAK non fisik, sehingga sudah dicairkan seluruh anggarannya ke Dinas Kesehatan. “Untuk masalah teknis nanti ditanyakan ke mereka (Dinkes), dan kita tidak potong, karena kita hanya terbitkan SP2D, tapi uangnya tidak dipegang, jadi silahkan tanyakan ke instansi teknis,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate Nurbaity Radjabessy dikonfirmasi mengaku, kalau BOK tahap terakhir itu belum diserahkan full ke puskesmas, tapi dananya masih ada. Dana sisanya baru dikucurkan kalau laporan pertanggungjawabannya telah tuntas, bahkan hal ini sudah disampaikan ke puskesmas saat rapat. “ Dana nya masih ada di bendahara dinas lama, kalau penjelasan yang disampaikan oleh keuangan, di dinas dananya telah diserahkan 75 persen sebelumnya, jadi sisanya 25 persen ini karena laporan belum selesai,” ungkapnya, Selasa (14/1). Pihaknya memberikan batas waktu ke puskesmas pada 20 Desember untuk sampaikan laporan mereka, hal ini terhambat karena laporannya belum dimasukan. “Jadi kita rapat kemarin dan saya sudah minta semua pertanggungjawaban itu masuk dulu, kalau tidak masuk dananya tidak bisa diberikan,” sebutnya.

Hal senada disampaikan Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kota Ternate Asna Hamid. Menurutnya, untuk besaran BOK tergantung perencanaan masing-masing puskesmas, namun ada yang mencapi Rp100 juta dari besaran pagu Rp 5.915.000.000 yang dibagi ke 11 puskesmas sesuai dengan besaran jumlah penduduk, luas wilayah, dan kondisi geografis. “Untuk tiga puskesmas yang miliki nusantara sehat dia ditambahkan Rp250 juta untuk menunjang nusantara sehat di daerah tersebut,” jelasnya.

Menurutnya, dalam pendistribusian BOK ini juga tidak menggunakan sistem triwulan seperti dua tahun sebelumnya, sebab saat ini pendistribusiannya per semester, sehingga terjadi keterlambatan. “Jadi kadang kegiatannya sudah jalan tapi anggarannya belum ada,” tutupnya.(cim)

1 Comment on "Dinkes ‘Pangkas’ BOK Tahap Akhir"

  1. FajarMalut.com terbaik..

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*