“Harapan kami kegiatan-kegiatan semacam ini bisa ditingkatkan dan kembangkan lewat komunitas-komunitas yang ada di Kota Tidore kepulauan, kita berharap semangat untuk melestarikan kebudayaan yang menjadi paling berharga dan yang paling utama, serta mampu mengenalkan kepada generasi muda dan juga turut melestarikan kebudayaan di wilayah masing-masing” kata Winarto.
Ketua Panitia Pelaksana Syahid Syahar dalam laporannya mengatakan Kegiatan ini bertujuan untuk membangun ingatan bersama masa lalu melalui arsip sejarah sekaligus sebagai media pendidikan karakter untuk menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, Nasionalisme dan nilai-nilai positif lainnya sebagai modal sosial untuk membangun masa depan. Kegiatan tersebut juga merupakan Program Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan (FPK) Tahap II Tahun 2025 oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XXI Maluku Utara.
Turut hadiri dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Tidore Kepulauan Ade Kama, Wakil Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan Ridwan M. Yamin, Perwakilan Bobato Adat Kesultanan Tidore, Sekretaris BPBD Kota Tidore Kepulauan Mohdar A. Wahid, Kepala Bagian Pemerintahan Zulkifli Ohorela, Akademisi Irfan Ahmad. (hms)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
