DARUBA – Keseriusan Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, dalam upaya mengembangkan sektor perikanan, mendapat dukungan DPRD Pulau Morotai.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Pulau Morotai, Zainal Karim, kepada Wartawan mengatakan jika Pemda serius mengembangan sektor perikanan di Morotai.
Hal penting yang perlu dilakukan adalah membuka ruang investasi bagi investor perikanan yang berkeinginan masuk ke Morotai.
Biar perlu, kata dia, Pemda yang mendatangkan langsung investor ke Morotai. Karena semakin banyak investor, dapat menciptakan persaingan harga pasar, yang secara langsung bisa meningkatkan pendapatan nelayan.
“Kalau cuma satu investor yang berinvestasi di sini, nelayan tidak sehat, karena tidak ada persaingan harga. Jadi minimal tiga atau empat perusahan yang harus masuk Morotai,” kata Zainal, Senin (26/5/2025).
Selain itu, lanjut dia, potensi penangkapan ikan Roa atau Julung di Morotai sangat melimpah. Sehingga perlu ada Tempat Penampung Ikan (TPI) di wilayah yang hasil tangkapannya melimpah.
“Kalau soal pengelolaan ikan Roa nanti kan ada TPI di sana. Misalnya Wayabula Kecamatan Morselbar pengelolaan masal disitu, nanti kan bisa bikin Perda. Dibangun TPI disitu. Sebab ikan Roa itu belum ada yang tampung, dan itu harus ada pihak ketiga. Sebab kalau dibawa ke manado, itu kan harganya luar biasa di sana,” katanya.
Terpisah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pulau Morotai, John B.K Tiala, mengatakan Pemda Morotai saat ini sudah melakukan lobi-lobi untuk mendatangkan investor ikan ke Morotai.
Pasalnya, hasil tangkapan ikan Tuna di Morotai terus meningkat. Sementara perusahan PT Harta Samudra yang selama ini beroperasi terkadang tak mampu menampung stok ikan yang masuk.
Dengan begitu, Pemda tengah melobi investor untuk masuk ke Morotai. Selain investor tuna, juga ada investor yang membeli semua jenis ikan.
“Jadi selain ikan tuna, kami juga ada upaya-upaya itu, karna nanti ada investor yang rencana masuk ke Desa Pilowo, itu membeli semua jenis ikan, bukan cuman ikan tuna. Mudah-mudahan lewat investor itu, ada jawaban kebutuhan-kebutuhan masyarakat,” pungkas Jhon. (fay)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

