DPRD Desak PUPR Tangani Longsor Jalan Desa Peot

Longsor Jalan Desa Peot

JAILOLO – Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Barat, Rinto Djalali, mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera menangani longsor yang terjadi di ruas jalan Desa Peot, Kecamatan Sahu.

Pasalnya, kerusakan yang terjadi sejak Mei 2026 itu hingga kini belum mendapat penanganan permanen dan mulai mengganggu aktivitas masyarakat.

Longsor yang menutup sebagian badan jalan tersebut menjadi kendala bagi warga yang setiap hari melintasi jalur itu, termasuk pelajar, petani, dan pengguna jalan lainnya. Selain memperlambat mobilitas, kondisi jalan yang rusak juga dinilai membahayakan keselamatan pengendara, terutama saat hujan.

Selama menunggu penanganan dari pemerintah daerah, warga bersama para sopir berinisiatif melakukan perbaikan darurat secara swadaya. Mereka bergotong royong mengumpulkan dana untuk membeli karung dan material timbunan sebagai upaya menahan longsoran agar kerusakan tidak semakin meluas.

Rinto mengatakan, ruas jalan Desa Peot merupakan akses utama yang menghubungkan aktivitas warga di wilayah Kecamatan Sahu. Jalur tersebut juga menjadi sarana penting bagi distribusi hasil pertanian dan berbagai aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kerusakan jalan ini sangat menghambat aktivitas masyarakat, perjalanan anak-anak ke sekolah, pengangkutan hasil bumi, sekaligus membahayakan keselamatan pengguna jalan,” kata Rinto kepada Fajar Malut, Selasa (14/7/2026).