Menurut politisi PDI Perjuangan itu, persoalan infrastruktur di kawasan tersebut tidak hanya terjadi pada titik longsor. Ruas jalan yang menghubungkan Desa Peot hingga Desa Sadur juga mengalami kerusakan di sejumlah lokasi dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
Ia menilai keterlambatan penanganan dapat berdampak lebih luas terhadap aktivitas sosial maupun perekonomian masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah diminta segera mengambil langkah konkret sebelum kondisi jalan semakin parah.
“Kami berharap Bupati melalui Dinas PUPR segera melakukan penanganan permanen terhadap titik longsor maupun ruas jalan yang rusak. Infrastruktur ini merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan harus menjadi prioritas pembangunan,” tegasnya.
Rinto juga mengingatkan bahwa apabila tidak segera ditangani, longsor susulan berpotensi terjadi saat curah hujan meningkat. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memperparah kerusakan jalan hingga memutus akses transportasi warga di wilayah pesisir Kecamatan Sahu.
Warga berharap, pemerintah daerah segera merealisasikan perbaikan sehingga aktivitas warga, pelajar, serta distribusi hasil pertanian dapat kembali berjalan normal tanpa dibayangi risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak. (Ais)
