“Itu artinya selama sebulan ini, murid yang dilaporkan masih melek huruf sudah bisa lancar membaca, dan tidak ada alasan macam-macam lagi,” akunya.
“Bulan lalu saya sudah kasih target kepada bapak ibu semua, untuk itu hari ini saya lakukan evaluasi, sudah sejauh mana kalian bekerja,” katanya.
Dari laporan yang disampaikan masing-masing kecamatan, diketahui Kecamatan Patani terdapat 6 Sekolah Dasar (SD) total 837 murid. Dari jumlah itu ada 103 siswa yang tidak bisa baca, namun setelah dilakukan penanganan 84 orang siswa yang sudah lancar membaca sisanya 19 yang sedang dalam proses.
Kecamatan Patani Barat dari 6 SD dengan total 581 siwa, tercatat belum lancar baca 55 orang, kini tinggal 15 siswa yang belum tertangani, sisanya telah lancar membaca.
Kecamatan Patani Utara 7 SD, jumlah siswa 602 siswa, diketahui belum lancar baca 64 siwa, setelah penanganan 30 sudah lancar baca, sisanya 34 siswa belum lancar baca. Dan Kecamatan Patani Timur sebanyak 5 SD dengan jumlah 652 siswa, 80 orang belum lancar, 7 orang sudah lancar baca sisa 63 siswa yang masih mengeja.
Dari laporan itu tampaknya Kecamatan Patani Timur yang masih cukup tinggi alias penanganan melek baca terkesan berjalan lambat.
“Untuk itu saya minta satu bulan ini semuanya sudah tuntas, dan saya akan Kembali mengecek saat agenda safari Ramadhan nanti,” pungkas Ikram.
